Berikut postingan lengkapnya: "Ada yg ingin bangun patung KUNTILANAK , saya tetus terang aja dari dulu mikir nih, gimana modelnya ya, soalnya saya belum pernah ketemu. terus kalau dibuat lalu ada yg mirip dengan patung yg dibuat kan bisa marah dia nya atau kuntilanak malah protes nantinya..... Ilustrasi Tugu Kuntilanak "Ayo ada yg punya ide atau pandangan tentang wacana dinas Disporapariwisata propinsi yg ingin buat patung Kuntilanak...atau ada yg pernah liat atau punya gambaran Kuntilanak, tapi kalau yg merasa mirip jangan koment disini ye........ .he he he." Tak hanya mendapat berbagai tanggapan dari warga Indonesia, ternyata kabar ini juga menjadi sorotan media luar negeri. Situs media, Daily Mail membahas ini dalam sebuah artikelnya. Dipaparkan dalam artikel itu, patung kuntilanak ini rencannya memiliki tinggi hingga 100 meter dan dibangun di tepian Sungai Kapuas dekat dengan Jembatan Kapuas. “Kita bikin menara setinggi 100 meter. Jadi wisatawan...
“Profesi (sopir,-red) sudah lama, tidak setahun-dua tahun. Takdir, tidak ada yang tahu. Itu sudah rahasia Allah. Keluarga sudah ikhlas,” tutur Hari, anak Suyono, kepada wartawan, Jumat (5/5/2017). Jelang insiden nahas di Jalan Raya Puncak yang menelan 12 korban jiwa dan puluhan lainnya menderita luka itu, Hari mengaku tak mempunyai firasat akan ditinggal orang terkasih. Bus pariwisata Kitrans terjungkal ke kebun kol usai laka karambol di Jalan Raya Puncak-Ciloto, Cianjur, Minggu (30/4/2017) pagi. Bahkan, pada Minggu dinihari, dia masih bertemu dengan ayahnya di pangkalan bus dekat rumah. Dia sempat meminta ayahnya segera pulang ke rumah. Ini atas permintaan ibunya. Namun, ketika itu, Suyono tak memilih pulang karena pada Minggu pagi ada pekerjaan untuk mengantarkan penumpang. Hingga akhirnya, dia mengantarkan rombongan ke kawasan wisata Puncak. “Di samperin ke Pool jam 02.30 pagi. Ibu nyari, saya disuruh ke Pool. Bapak bilang mau jalan lagi. Saya tidak tahu mau kemana...
Personil Kodim langsung memeriksa lokasi ditemukannya makhluk tersebut. Komandan Kodim 0502/Masohi Letkol Inf Fikri Dalemunthe mengatakan, pihaknya menerima laporan dari warga mengenai penemuan mahluk raksasa menyerupai cumi-cumi di pesisir pantai Masohi. Add caption “ Laporan warga kepada kami tentang adanya makhluk raksasa menyerupai cumi-cumi langsung kami tindak lanjuti dengan mengirim personel ke lokasi penemuan, diduga makhluk raksasa tersebut terdampar di pantai lebih dari dua hari dan sampai saat ini kami masih menyelidiki penyebab terdamparnya mahkluk tersebut” , ujar Dandim Dikatakan Dandim, saat ini cumi-cumi raksasa yang terdampar tersebut dalam pengawasan pihak Kodim dan kepolisian setempat. Penemuan itu juga telah dilaporkannya ke Balai Konservasi Laut setempat serta Korem 151/BNY agar mendapat tindak lanjut dari pemerintah daerah. Menurut perkiraan bobot cumi-cumi raksa tersebut seberat 35 ton dengan panjang 15 meter....
Komentar
Posting Komentar